Selasa, 17 April 2012

Jeritan Hatinya

Kemarin ...
Aku dengarkan keluh kesahnya
Aku bisikan kedamaian ditelinganya
Dan aku menghapus air matanya...
Tak mampu membendung kekecewaan
Akupun ikut dalam tangisan
Mencoba hadirkan kedamaian
Namun dia hanya menjawab sebuah isakan...
Aku pandang matanya..
Aku genggam tangannya..
Aku rasakan kelirihannya..
Dan aku rasakan kehancuran hatinya..

Entah apa yang dicari..
Entah apa yang ia fikiri..
Akupun mulai memberi solusi...
Agar ia tak lagi menahan perih di hati.....

Sunyi,sepi,kecewa..
Itulah yanng ia kata..
Hatinya tak lagi bernyawa..
Ketika cintanya teralih dusta....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar